13.8 C
New York
Jumat, September 30, 2022
spot_imgspot_img

MoU Batam-Deli Serdang-Karimun untuk Pasok Bahan Pangan

Batam – Pemerintah Provinsi Kepri bersama Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kepri, menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Kota Batam, Deliserdang Sumut dan Kabupaten Karimun. Kerjasama disepakati, terkait dengan dukungan ketersediaan pasokan dari petani di Kundur dan Deli Serdang.

Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri Musni Hardi K Atmaja, Senin (22/8/2022) mengungkapkan, sudah dilakukan penandatanganan 2 kerjasama antar daerah. Kerjasama antara Koperasi Kelompok Tani Sukses Bersama (KTSBB) Batam dan Koperasi Plasma Agri Kundur, Karimun.

Kemudian, MoU antara KTSBB Batam dengan Kelompok Juli Tani, Deli Serdang, Sumatera Utara. “Melalui kerjasama ini diharapkan kontinuitas pasokan komoditas pangan khususnya cabai merah ke Kepri semakin meningkat dengan rantai distribusi yang lebih efisien,” kata Musni.

Kemudian disampaikan, disamping itu, apabila diperlukan, TPID se-Kepri akan melakukan upaya stabilisasi harga melalui operasi pasar/pasar murah. Hal itu untuk mengantisipasi peningkatan harga bahan pangan yang terlalu tinggi. Dalam 2 bulan terakhir, telah dilakukan 4 kali operasi pasar di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang sebagai wilayah dengan jumlah konsumen terbesar di Kepri.

“Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan melalui kolaborasi dengan produsen pangan lokal, BUMD, Bulog dan distributor mitra,” cetusnya.

Diakui, pelaksanaan GNPIP di Provinsi Kepri juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI pada Rakornas Pengendalian Inflasi nasional pada 18 Agustus 2022.

“Dimaksud, agar TPID memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan ketahanan pangan untuk mendukung daya beli dan pemulihan ekonomi nasional,” terangnya.

Dimana, sebagaimana diketahui, inflasi nasional terus mengalami peningkatan dan pada Juli 2022 telah mencapai 4,94% (yoy) yang dipengaruhi peningkatan inflasi global akibat gangguan rantai pasokan global dan penerapan kebijakan proteksionisme di berbagai negara. Sementara itu inflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juli 2022 tercatat mengalami inflasi sebesar 6,09% (yoy), lebih tinggi dari target sasaran inflasi nasional (2% – 4%).

Peningkatan inflasi tersebut terutama didorong oleh kelompok komoditas bahan pangan (volatile food) yang telah mencapai 12,59% (yoy). Melalui GNPIP diharapkan dapat turut mendorong kestabilan harga khususnya bahan pangan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kepri secara berkesinambungan sehingga daya beli dan kesejahteraan masyarakat dapat tetap terjaga.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

137FansSuka
50PengikutMengikuti
28PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles