11.9 C
New York
Rabu, Oktober 5, 2022
spot_imgspot_img

Gadis Cantik Charmelita, Puteri Indonesia Kepri 2022 Sambangi Dispar

Batam- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menerima kunjungan silaturahmi Puteri Indonesia Kepri (Kepulauan Riau) 2022, Charmelita Dhita Oktivia, Rabu (16/2/2022). Dalam kunjungannya ini Charmelita mengutarakan ingin mempromosikan pariwisata Kepri di ajang kontes kecantikan di Indonesia.

Charmelita mengatakan, konsep yang ditawarkannya yakni pariwisata berbasis ekonomi guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Tak hanya itu menurut gadis 24 tahun ini Kepri punya potensi desa wisata.

“Saya sudah mengunjungi beberapa destinasi seperti ke Pulau Ngenang,” katanya.

Ia mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata. “Saya senang sekali, saya berbincang dengan Pak kadis, lalu dikenalkan dan menekat Tudung Manto dari Kabupaten Lingga, Kepri,” ucapnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mendoakan Charmelita meraih kemenangan dalam ajang kontes kecantikan tersebut. Sebagai perwakilan putri daerah Kepri, Ardi berpesan untuk percaya diri dan terus pancarkanlah inner beauty sebagai seorang wanita.

“Brain, Beauty, Behavior saya lihat ada di Charmelita,” ujarnya.

Ardi menyampaikan Kota Batam merupakan kota pariwisata. Saat ini Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tengah membangun infrastruktur dalam konsep kepariwisataan. “Konsep kepariwisataan ada tiga yakni aksesbilitas, seperti pengembangan infrastruktur yang dilakukan oleh Wali Kota Batam kita Bapak Muhammad Rudi,” ucapnya.

Adapun infrastruktur seperti pelebaran jalan hingga lima lajur setiap jalur dapat memudahkan wisatawan mengunjungi destinasi. Selain akses darat, Wali Kota Batam juga mengembangkan akses udara dan laut.

“Pengembangan infrastruktur ini bisa jadi kekuatan berpromosi, selain mempromosikan destinasi di Kepri,” terangnya.

Selain aksesbilitas, sebagai kota pariwisata juga mempunyai amenitas. Batam mempunyai amenitas lengkap, mulai dari 222 hotel, 1007 restoran dan cafe, rumah sakit, tujuh pelabuhan internasional, dan sebagainya. Kemudian konsep terakhir atraksi yakni ada atraksi alam, buatan, dan budaya.

“Batam mempunyai Hutan Mangrove Pandang Tak Jemu, satu-satunya desa wisata yang masuk 100 besar dalam tahap kurasi lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI),” pungkasnya.***

Related Articles

Stay Connected

137FansSuka
50PengikutMengikuti
28PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles