13.8 C
New York
Jumat, September 30, 2022
spot_imgspot_img

BI Kepri Dorong Peningkatan Daya Saing Investasi



Batam – Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, meminta agar daya saing investasi ditingkatkan. Untuk itu, perlu dilakukan melalui peningkatan efisiensi logistik melalui penataan ekosistem logistik. Dengan cara, meningkatkan kapasitas pelabuhan laut dan bandar udara.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Kepri, Musni Hardi K Atmaja, Selasa (22/6/2021) mengatakan, penting untuk pengembangan Kawasan PBPB BBK sebagai Hub Logistik Internasional untuk meningkatkan daya saing investasi danan neraca perdagangan.



“Serta memberikan insentif bagi industri pengolahan berbasis sumber daya alam lokal, terutama sektor maritim,” kata Musni.

Selain itu, disebut jika penting dilakukan optimalisasi peran industri melalui penguatan local value chain. “Selanjutnya, mendorong penyaluran kredit melalui penguatan kelembagaan dan kemitraan UMKM, serta mendorong pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital melalui digitalisasi UMKM dan ETP. Termasuk penggunaan QRIS,” himbaunya.

Menurut Musni, sebagai salah satu cara memulihkan kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepri mengusulkan sebuah pola atau rumus. Menurutnya, faktor yang paling utama tersebut adalah, pengendalian pandemi covid-19 melalui protokol kesehatan, pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat.

“Serta tetap mengedepankan pola-pola yang aman dan nyaman untuk pencegahannya,” pesan dia.

Diingatkan, poin paling penting dalam pemulihan ekonomi Kepri, pengendalian Covid-19 melalui Vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan dimana saja. Selain itu, menjaga sektor-sektor utama, produktif dan aman beroperasi dengan baik.

“Termaksud, mendorong adanya belanja pemerintah khususnya belanja modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” himbaunya.

Kemudian, penting melakukan optimalisasi peran industri khususnya yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Upaya ini akan lebih optimal jika didukung oleh infrastruktur yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan industri, serta kemudahan berinvestasi sebagai implementasi UU Cipta kerja,” kata Musni.***

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

137FansSuka
50PengikutMengikuti
28PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles