11.9 C
New York
Rabu, Oktober 5, 2022
spot_imgspot_img

Minta APBD 2021 Prioritas Bersinggungan Langsung ke Warga



 

Batam – Ada beberapa pembangunan yang menjadi prioritas pada APBD 2022 mendatang. Diantaranya infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Prioritas ini menjadi garis besar yang disampaikan untuk bisa secara konsisten dijalankan Pemko Batam pada tahun depan. Diingatkan, kondisi Indonesia saat ini yang mengalami pandemo Covid-19 dengan dampak pada semua sisi kehidupan warga, maka harus memberi prioritas kebutuhan langsung masyarakat.

“Pemerintah Kota bersama DPRD Kota Batam strukturnya tetap berimbang. Pada tahun 2020 dan 2021 banyak pekerjaan yang tertunda. Nah 2022 nanti akan dilanjutkan pembangunannya. Seperti infrastrukur, pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas,” ujar Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Rabu (15/9/2021).



Dalam RAPBD 2022 mendatang, mereka beranggapan seolah-olah Covid-19 sudah mampu dikendalikan. Sehingga ekonomi kota Batam kembali pulih.

“Kita siapkan sarana dan prasarana menyambut pra pandemi 2022,” katanya.

Penekanan dari Nuryanto yang disampaikan untuk konsisten dijalankan Pemko Batam, setelah sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022. Sesuai rancangan itu, APBD Batam 2022 sebesar Rp3.453.989.367.124.

Rudi menyampaikan, pihaknya berterima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Anggaran DPRD Kota Batam yang telah bekerja keras dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara Tahun Anggaran 2022 sehingga dapat disepakati pada tanggal 13 Agustus 2021 yang menjadi dasar penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022.

“APBD 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp485.415.309.055 atau naik 16 persen dibandingkan dengan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp2.968.574.058.069,” kata Rudi dalam Rapat Paripurna di DPRD Batam, Jumat (10/9/2021).

Sedangkan Pendapatan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp.3.369.292.544.044 mengalami kenaikan sebesar Rp508.429.319.642 atau naik 18 persen dibandingkan pendapatan pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp2.860.863.224.402.

Adapun rencana penerimaan pendapatan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp1.618.052.879.903, mengalami peningkatan sebesar Rp185.413.194.710 atau naik 13 persen dibandingkan PAD 2021 sebesar Rp1.432.639.685.193.

“Untuk Penerimaan Pendapatan Transfer Kota Batam Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp1.615.967.984.141, mengalami kenaikan sebesar Rp296.760.644.932 atau naik 22 persen dibandingkan 2021 sebesar Rp1.319.207.339.209,” katanya.

Kemudian, lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah dianggarkan sebesar  Rp135.271.680.000 mengalami kenaikan sebesar Rp26.255.480.000 atau turun 24 persen dibandingkan dengan APBD Tahun Anggaran 2021.

Ia melanjutkan, untuk belanja daerah semua urusan wajib sudah sesuai ketentuan seperti urusan pendidikan dialokasikan 25 persen, urusan kesehatan 12 persen, Anggaran Infrastruktur pelayanan publik dari total Dana Transfer Umum setelah dikurangi belanja bagi hasil dialokasikan sebesar 42 persen, Anggaran Peningkatan Kapasitas SDM dialokasikan sebesar 0,18 persen, Anggaran Penguatan APIP dialokasikan sebesar 0,77 persen.

“Penjelasan secara rinci mengenai rencana penerimaan pendapatan, rencana belanja dan pembiayaan daerah Kota Batam Tahun Anggaran 2022 dapat dilihat dalam buku Rancangan Peraturan Daerah Kota Batam tentang Rancangan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2022 dan buku Nota Keuangan Tahun Anggaran 2022,” kata Rudi.***

 

Related Articles

Stay Connected

137FansSuka
50PengikutMengikuti
28PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles