Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran Energi di Riau melalui Penguatan Distribusi Terintegrasi

oleh -33 Dilihat
oleh

Riau – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan optimalisasi penyaluran BBM, terutama jenis Biosolar, kepada masyarakat di Provinsi Riau melalui berbagai langkah penguatan distribusi yang dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Diungkapkan Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Minggu (21/6/2026), langkah itu sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan energi. Pertamina mengoptimalkan skema distribusi Regular, Alternate, Emergency (RAE) mulai dari tanggal 18 Juni 2026 dengan memanfaatkan integrasi suplai dari beberapa titik operasi.

“Seperti Fuel Terminal Sei Siak, Integrated Terminal Dumai, Fuel Terminal Indragiri Hilir, serta Integrated Terminal Teluk Kabung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika konsumsi dan distribusi energi di wilayah Riau,” kata Fahrougi.

Fahrougi mengatakan, melalui skema RAE dan integrasi antar terminal tersebut, Pertamina mengoptimalkan berbagai alternatif jalur distribusi dan pola suplai guna menjaga stabilitas penyaluran BBM ke SPBU di seluruh wilayah Riau. Skema ini menjadi bagian dari sistem mitigasi operasional yang memungkinkan penyaluran energi tetap berjalan andal meskipun terdapat dinamika pada salah satu titik suplai maupun jalur distribusi.

“Selain penguatan skema distribusi, Pertamina juga melakukan optimalisasi armada mobil tangki untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU. Khusus pada akhir pekan, Pertamina mengoperasikan penyaluran secara penuh dengan dukungan tambahan armada mobil tangki guna menjaga ketersediaan stok dan mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat,” sambungnya.

Dalam menjalankan operasional distribusi energi, Pertamina senantiasa mengutamakan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Seluruh proses penyaluran BBM wajib memenuhi standar keselamatan operasional yang berlaku guna memastikan keamanan pekerja, masyarakat, aset, dan lingkungan. Oleh karena itu, setiap penyesuaian operasional yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk memastikan distribusi energi berlangsung dengan aman, andal, dan tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Pertamina terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi stok serta penyaluran BBM di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina terus melakukan penguatan distribusi dan pengelolaan pasokan guna menjaga kelancaran penyaluran BBM kepada masyarakat di seluruh wilayah layanan,,” imbuhnya.

Untuk informasi lebih lanjut maupun penyampaian pengaduan terkait layanan energi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.***