Daerah Beri Kemudahan, HKI Siap Bantu Investor Realisasi Investasi untuk Tekan Pengangguran dan Naikkan Pajak

oleh -213 Dilihat
oleh

Maruf Maulana saat menerima kunjungan pengusaha Uni Emirat Arab (UEA) ke HKI Indonesia di Jakarta untuk investasi ke Indonesia.

Batam – Kondisi perekonomian ekonomi yang mengalami tekanan, mendapat perhatian serius dari Himpunan Kawasan Industri (HKI). Tingkat pengangguran terbuka (TPT) cukup tinggi, terutama di Papua yang menempati peringkat pertama, dengan 7,2 persen. Disusul Provinsi Kepri dengan TPT 6,87 persen. Untuk itu, HKI siap membantu realisasi perjanjian-perjanjian kerjasama yang ditandatangani investor asing.

Kesiapan itu disampaikan Ketua Umum HKI, Akhmad Ma’ruf Maulana, Minggu (14/6/2026) di Batam. Dukungan untuk membantu realisasi itu diakui, dapat dilakukan jika ada sinergi yang kuat antara pengusaha, pengelola kawasan industri dan pemerintah daerah.

“Kami siap untuk membantu para investor yang ingin merealisasikan investasi. Tapi dukungan regulasi dan kemudahan dari pemerintah daerah sangat penting,” kata Maruf.

Menurutnya, jika perjanjian kerjasama atau Joint Venture (JV) yang disepakati pengusaha dan investor asing dihadapan Presiden RI, Prabowo Subianto terealisasi, ekonomi Indonesia akan segera bangkit. Seperti JV dengan pengusaha Amerika Serikat, Jerman dan Jepang .Dampak realisasi investasi industri akan dirasakan masyarakat juga, karena menekan pengangguran dan membangkitkan UMKM.

Dimana, selain pendapatan negara dari arus ekspor yang naik, juga dari tenaga kerja. Pengangguran di akan turun secara signifikan dan UMKM akan lebih hidup.

“Seperti di Galang. Jika industri di Galang sudah jalan dan beroperasi, maka serapan tenaga kerja puluhan ribuan orang. Pengangguran turun drastis,” jelasnya.

Selain itu, UMKM akan hidup didaerah Galang, dengan kehadiran industri dan ribuan pekerja di daerah hiterland Batam itu. Tenaga lokal di Galang, terberdayakan dan pembangunan ke arah daerah itu akan lebih cepat.

“Itu contoh pengembangan daerah investasi, yang akan mengangkat ekonomi masyarakat, sekaligus ekonomi negara,” urai mantan Ketua Kadin Provinsi Kepri ini.

Jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebanyak 7,24 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 4,68 persen.