Batam – Mantan Ketua DPRD Kepri, dua Periode, yang saat ini menjadi anggota DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, SH, terpilih dan dikukuhkan menjadi Ketua Nadeak Raja se-Indonesia. Kini, Jumaga menjadi pimpinan marga Nadeak pertama di Indonesia.



Tokoh masyarakat Batam ini terpilih aklamasi sebagai Ketua Perkumpulan Nadeak Raja Boru Bere Ibebere Se-Indonesia dalam musyawarah dan pelantikan yang digelar di Gedung Sopo Bolon HKBP Pangururan, Sabtu (6/6/2026).
Kepercayaan tersebut diberikan kepada Jumaga untuk memimpin organisasi keluarga besar Nadeak Raja yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Sosok yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau itu dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, khususnya di kalangan perantau Batak.
Jumaga mengatakan, keturunan Nadeak Raja kini telah menyebar ke berbagai wilayah, tidak hanya di kampung halaman leluhur mereka di Samosir, tetapi juga di sejumlah kota besar bahkan luar negeri.
Melalui kepemimpinan barunya, Jumaga berharap Perkumpulan Nadeak Raja Boru Bere Ibebere Se-Indonesia semakin solid serta mampu menjadi wadah yang memperkuat hubungan kekeluargaan, budaya, dan semangat gotong royong di antara keturunan Nadeak Raja di mana pun berada.
Menurut Jumaga, penyebaran keturunan Nadeak Raja menjadi bukti kuatnya semangat merantau masyarakat Batak yang mampu beradaptasi serta berkembang di berbagai lingkungan.
Secara silsilah atau tarombo, Nadeak Raja merupakan keturunan dari Deak Raja yang merupakan cucu dari Saragi Tua. Dari garis keturunan tersebut lahir tiga putra utama, yakni Taruttung Ulu Balang, Jagar Hundul, dan Datu Panusur yang kemudian menjadi cikal bakal penyebaran keturunan Nadeak Raja di berbagai daerah.
Meski belum memiliki data pasti mengenai jumlah keturunan Nadeak Raja yang tersebar di seluruh dunia, Jumaga menegaskan bahwa fokus utama organisasi adalah mempererat hubungan kekeluargaan dan solidaritas antar sesama anggota marga.
“Untuk jumlah marga Nadeak Raja kami tidak bisa memastikan berapa yang ada di seluruh dunia. Namun yang terpenting bagi kami adalah bagaimana seluruh keturunan Nadeak Raja dapat saling menopang dalam berbagai hal,” katanya.***









