12.4 C
New York
Jumat, September 30, 2022
spot_imgspot_img

Lewat Anggaran BP Diharap Banjir Baloi Teratasi

BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengharapkan, titik banjir di Baloi, diharapkan dapat teratasi lewat pekerjaan proyek drainase disana. Selain mengatasi bajir, juga mengurangi kemacetan, karena jalur utama fly over berada pada lokasi ini. Dimana, proyek pelebaran jalan dan pembangunan drainase DAM Baloi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya depan Kantor Wilayah DJP Provinsi Kepri, Lubuk Baja, Batam dialokasikan dengan PNBP BP Batam Tahun Anggaran 2021-2022, dengan nilai kontrak Rp 16.585.858.000.

Pada peninjauan yang dilakukan Rudi, yang juga Wali Kota Batam, Selasa (18/1/2022), dibeberkan jika waktu pelaksanaan 5 Bulan (150 Hari Kalender) dimulai dari 8 November 2021 sampai 6 April 2022 dan Waktu pemeliharaannya 180 hari kalender.

Pekerjaan ini membangun saluran drainase berupa Box Culvert ukuran 3m x 2m x 1m yang melintasi jalan raya depan Kantor Wilayah DJP Provinsi Kepri. Di proyek ini juga ada pelebaran jalan selebar 7 meter di salah satu jalur dari Fly Over.

“Hari ini kita berada di Jalan Yos Sudarso tepatnya di depan Kantor Wilayah DJP Provinsi Kepri, saya meninjau pelebaran jalan yakni jalur ketiga, keempat dan kelima serta Pembangunan drainase DAM Baloi. Saya minta dua proyek pekerjaan ini diselesaikan agar dapat mengurangi kemacetan pada jalan utama ini,” kata Muhammad Rudi.

Turut mendampingi dalam peninjauan, Direktur Infrastruktur Kawasan, Imam Bachroni, Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, dan Pejabat eselon 3 dan 4 terkait di Lingkungan BP Batam.

Sementara saat Musrenbang tingkat Kelurahan, diungkap jika di kelurahan Lubuk Baja, dirampungkan tahap Pra Musrenbang, dengan total semua usulan yakni 18 usulan. Namun, kesepakatan bersama, yang diprioritaskan sebanyak 10 kegiatan.

“10 prioritas yang akan dilaksanakan akan dibahas pagi ini. Terdiri dari, 8 kegiatan fisik dan hanya 2 kegiatan lainnya merupakan kegiatan pemberdayaan,”

Ke depan, jika dari usulan prioritas tersebut dikerjakan rencana-rencana lain diharapkan untuk menjadi prioritas pada Musrenbang tahun depan.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang telah fokus membangun hingga pemukiman warga. Di kelurahan ini sendiri, hampir telah tersentuh pembangunan fisik. Maka dari itu, banyak kegiatan kini beralih ke pemberdayaan.

“Pak wali, saya dan warga ucapkan terimakasih banyak,” kata dia.

Di kelurahan ini, selain rencana pembangunan tahun 2023. Sebelumnya pada tahun 2021 telah dikerjakan 11 kegiatan. Lalu yang akan dilakukan tahun 2022 ini sebanyak 14 kegiatan.

Rudi mengatakan, pembangunan merupakan salah kunci untuk menggerakkan ekonomi. Untuk itu pembangunan tidak hanya dilakukan titik-titik utama kota, namun juga hingga ke pemukiman warga.

“Pembangunan ini kami lakukan semata-mata untuk mewujudkan Batam Modern dan Madani,” kata Rudi.

Momentum Musrenbang, selain mendengarkan langsung berbagai masukan pembangunan di pemukiman, Rudi juga mengungkapkan berbagai kegiatan yang akan dilakukan di Batam.

“Terminal 2 Bandara Hang Nadim akan dibangun. Maka kita harus kembangkan akses menuju kota, maka jalan dari bandara ke pelabuhan Batuampar akan kita kembangkan,” ucap dia.

Seperti yang Rudi pernah sebutkan sebelumnya, tahun ini, Jalan Jenderal Sudirman tersebut tahap pembukaan (peningkatan) akan mulai dilakukan dari Simpang Laluan Madani hingga bandara. Jalan ini akan menjadi poros utama dan kebanggaan Kota Batam.

Bagaimana tidak, jalan tersebut akan sangat lebar yakni masing-masing lima lajur dan sisi kiri-kanan sepanjang jalan akan ditanami kayu jati emas.

“Bisa kita bayangkan betapa indahnya jalan ini, kita melewatinya tak akan bosan. Kalau sudah begitu, Batam akan semakin menarik dan orang akan berjubel ke Batam (baik berwisata maupun berinvestasi),” imbuhnya, belum lama ini.

Selain bandara, Rudi juga mengungkapkan pengembangan KEK Kesehatan di Sekupang, termasuk rumah sakit yang maju. Selain itu, investor dari Dubai, Thumbay Medicity, juga tertarik ingin membangun Universitas Kesehatan bertaraf internasional.

Lagi-lagi, Rudi menyebutkan penyediaan akses penghubung merupakan hal yang krusial. Rudi percaya, tersedianya infrastruktur kesehatan dan didukung akses, juga akan menjadi daya tarik bagi Batam.

“Orang tentu akan memilih berobat di Batam,” katanya.

Pengembangan Pelabuhan Batuampar juga tidak luput dari perhatian. Sektor ini memiliki potensi yang sangat besar yang dapat menggeliatkan ekonomi.

“Pendalaman alur sudah dilakukan juga penataan kawasan pelabuhan. Ini berkat dukungan semua pihak, terutama Forkompinda,” katanya.(am)

Related Articles

Stay Connected

137FansSuka
50PengikutMengikuti
28PelangganBerlangganan
spot_img

Latest Articles