Pengunjung yang memadati salah satu mal di Batam. (f-istimewa)



Batam – Kota Batam masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui Batam pada Juni 2026 mencapai 160.871 kunjungan, atau menyumbang 78,90 persen dari total 203.899 kunjungan wisman yang datang ke Kepulauan Riau pada bulan tersebut.
Meski dibandingkan Mei 2026 jumlah kunjungan wisman Batam mengalami penurunan dari 169.477 menjadi 160.871 kunjungan, atau turun 8.606 kunjungan (5,08 persen), Batam tetap mendominasi sebagai gerbang utama kedatangan wisatawan mancanegara di Provinsi Kepulauan Riau. Peran strategis tersebut menunjukkan bahwa daya tarik Batam sebagai destinasi wisata, bisnis, dan pintu masuk internasional masih sangat kuat.
Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Batam telah menerima 816.897 kunjungan wisatawan mancanegara, atau sekitar 78,48 persen dari total 1.040.914 kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau selama periode tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan Batam masih menjadi tulang punggung sektor pariwisata Kepulauan Riau. Menurutnya, dominasi Batam sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pelaku industri pariwisata, asosiasi, serta dukungan masyarakat dalam menjaga kualitas destinasi dan pelayanan kepada wisatawan.
“Batam masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara di Kepulauan Riau dengan kontribusi hampir 79 persen dari total kunjungan pada Juni 2026. Ini menunjukkan Batam tetap menjadi destinasi pilihan wisatawan, meskipun terdapat dinamika jumlah kunjungan dari bulan ke bulan. Kami akan terus memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan kualitas destinasi, serta menghadirkan berbagai event yang mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Ardiwinata.
Selain menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara, Batam juga menjadi destinasi utama wisatawan nusantara di Provinsi Kepulauan Riau. Pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Batam mencapai 195.867 orang atau berkontribusi 49,08 persen dari total 399.061 perjalanan wisatawan nusantara di Kepulauan Riau. Sementara secara kumulatif Januari–Juni 2026, Batam mencatat 1.112.369 perjalanan wisatawan nusantara, atau 48,08 persen dari total 2.313.604 perjalanan wisatawan nusantara di Provinsi Kepulauan Riau.
Sementara itu, secara keseluruhan Provinsi Kepulauan Riau menerima 203.899 kunjungan wisatawan mancanegara pada Juni 2026. Dibandingkan Mei 2026, jumlah tersebut turun 3,82 persen, sedangkan dibandingkan Juni 2025 turun 5,50 persen. Namun secara kumulatif Januari–Juni 2026, kunjungan wisman ke Kepulauan Riau mencapai 1.040.914 kunjungan, meningkat 12,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ardiwinata optimistis tren kunjungan wisatawan ke Batam akan kembali meningkat pada semester kedua tahun 2026 seiring penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata, olahraga, budaya, dan ekonomi kreatif yang telah masuk dalam kalender event Kota Batam. Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, dan perekonomian masyarakat.***









