
Tarutung – Ephorus HKBP, Pdt Dr Tinambunan dan Komisi Beasiswa HKBP yang dipimpin Jumaga Nadeak, mengambil keputusan terkait bantuan dana beasiswa tahun 2026. HKBP yang memiliki program beasiswa untuk anak-anak jemaat gereja itu, memilih untuk menyalurkan bantuan beasiswa tahun ini, bagi 160 orang korban bencana alam.
Acara penyerahan beasiswa dilakukan, Senin (20/4/2026), pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Komisi Beasiswa HKBP di Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung. Selain dihadiri perwakilan penerima beasiswa, Praeses HKBP daerah bencana alam, pengurus Komisi Beasiswa, juga Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi Beasiswa HKBP, Jumaga Nadeak, SH mengungkapkan, dana yang disalurkan sekitar Rp1 miliar. Untuk itu, Praeses HKBP dari daerah bencana, yang hari itu hadir, untuk membantu menyerahkan data penerima beasiswa.
‘Kami minta agar Praeses untuk menyerahkan rekening mahasiswa penerima beasiswa, kepada bendahara. Sehingga mulai besok dana beasiswa ditransfer,” kata Jumaga.
Diungkapkan, beasiswa tahun ini, selain untuk mahasiswa, juga untuk siswa daerah bencana. “Ada SMK, kelas III yang hendak tamat sekolah, bantuan beasiswa tetap diserahkan. Komisi Beasiswa HKBP tetap menyerahkan bantuan kepada orang tua, melalui Praeses,” ujar Jumaga.

Untuk siswa, penyaluran bisa melalui Praeses untuk diteruskan kepada orang tua siswa. “Bukti atau dokumen transfer harus diserahkan kepada Komisi Beasiswa HKBP. Karena itu bukti pertanggungjawaban kami dari Komisi Beasiswa,” jelasnya.
Sementara Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan pada kesempatan itu, mengapresiasi Komisi Beasiswa gereja itu. “Hari ini, bantuan beasiswa sebesar Rp1 miliar, disalurkan kepada para korban bencana ekologi,” kata Dr Victor.
Diharapkan, kedepan beasiswa untuk siswa dan mahasiswa jemaat HKBP, dapat terus ditingkatkan. “Saat ini, jumlah beasiswa yang tersedia, tidak terlalu signifikan. Tapi tetap kita salurkan untuk jemaat,” bebernya.
Ia juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuan melalui HKBP. “Di tengah kondisi yang masih belum sepenuhnya pulih, kami sangat menghargai apabila Bapak, Ibu, dan Saudara yang tergerak hati dapat terus menyalurkan bantuan melalui HKBP sebagai wujud kepedulian dan solidaritas,” harapnya.
Pimpinan HKBP se-dunia ini mengatakan, sejak HKBP hadir ditengah masyarakat Batak, ada misi untuk menyiapkan sumber daya manusia. “Itu misi HKBP sejak dulu. Sejak misionaris 165 tahun lalu datang, bukan hanya menyiapkan manusia ke Sorga, tapi untuk untuk membantu kehidupan manusia di dunia,” ungkapnya.
Sehari sebelumnya, Komisi Beasiswa HKBP, melakukan rapat untuk menentukan penerima bantuan pendidikan mahasiswa dan pelajar dampak bencana alam. Rapat dipimpin Ketua Beasiswa Jumaga Nadeak di Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung, yang diikuti Preases Distrik I sampai Distrik IV. adapun pengalokasian Bantuan dimulai dari Distrik I Sampai Distrik IV yang terkena Bencana alam.
Disampaikan Dr Victor, bencana ekologis yang melanda Sumatera telah berlangsung hampir empat bulan. Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah tegas mencabut izin perusahaan-perusahaan yang merusak lingkungan.
“Kita berharap proses pemulihan dapat segera dimulai. Mengingat adanya informasi bahwa tahun ini berpotensi terjadi kemarau panjang, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran yang dapat memperparah keadaan,” himbaunya.
Pada kesempatan itu, Dr Victor mengajak mahasiswa penerima beasiswa untuk turut memberi perhatian pada kelestarian alam. Salah satu bentuk nyata yang dapat dilakukan adalah melalui karya ilmiah, seperti penulisan makalah atau skripsi yang mengangkat tema ekologi.
“Sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi kontribusi bagi keberlangsungan lingkungan hidup,” himbaunya.***












