
Wali Kota Batam Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bansos lansia dan insentif kader posyandu. HUMAS PEMKO BATAM


Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerahan bantuan sosial (bansos) lansia dan peningkatan insentif kader. Amsakar menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk terus menghadirkan program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia agar dapat menjalani masa tua dengan tenang, nyaman, bahagia dan bermartabat.
Penegasan itu disampaikan saat bersama ratusan kader Posyandu, kader Kelurahan Siaga, dan para lanjut usia (lansia) di Golden Prawn, Bengkong, Senin (13/4/2026). Menurutnya, perhatian terhadap lansia bukan sekadar program sosial, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam memastikan setiap warga tetap merasakan kualitas hidup yang baik di usia senja.
“Kami ingin para lansia di Batam tetap merasa mandiri, dihargai, dan menjalani hari tua dengan rasa aman serta nyaman,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, berbagai kebijakan yang dijalankan diarahkan untuk mendukung kemandirian lansia, sehingga mereka tidak merasa menjadi beban, melainkan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Selain itu, Amsakar juga mengapresiasi peran kader Posyandu dan Kelurahan Siaga yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, terutama dalam mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan.
Menurutnya, keberadaan kader sangat membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah, sekaligus memastikan program-program sosial dan kesehatan berjalan optimal.
“Kader memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat, termasuk para lansia, agar tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi di lapangan.l
Amsakar menegaskan bahwa Pemko Batam tetap memprioritaskan kesejahteraan masyarakat meskipun tengah melakukan efisiensi belanja pegawai sesuai kebijakan nasional.
“Meski ada efisiensi, untuk kepentingan masyarakat kami justru menyepakati peningkatan bantuan. Bansos lansia yang sebelumnya Rp300 ribu naik menjadi Rp400 ribu, sedangkan insentif kader Posyandu dan Kelurahan Siaga dari Rp400 ribu menjadi Rp500 ribu,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kota Batam. “Kami ingin para lansia merasa tenang dan tidak lagi khawatir terhadap kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.
Terkait adanya warga yang belum menerima bantuan pada periode ini, Amsakar menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi perubahan kebijakan pendataan di tingkat nasional. Data penerima kini mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) dengan sistem desil.
“Ada penyesuaian kategori berdasarkan data terbaru. Bagi warga yang sebelumnya menerima namun saat ini belum, bukan berarti tidak mendapatkan, tetapi belum terakomodasi. Kami terus melakukan sinkronisasi data dengan pemerintah pusat agar tidak ada warga yang dirugikan,” jelasnya.
Ia juga menginstruksikan camat dan lurah untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait perubahan sistem pendataan tersebut guna mencegah kesalahpahaman di lapangan.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada para kader yang dinilai sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Ia menegaskan, Pemko Batam akan terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar kesejahteraan masyarakat, termasuk insentif kader, dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Zulkifli Aman, menyampaikan bahwa peran Posyandu kini semakin luas seiring terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
“Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal, mulai dari pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial,” jelasnya***









