OJK Warnai Ramadhan dengan Akselerasi Literasi Hadirkan SiMOLEK di KURMA

oleh -22 Dilihat
oleh

Batam – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri, menyemarakkan Bulan Suci Ramadan. OJK menginisiasi kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK SYARIAH) 2026. Mengusung tema “Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah”, untuk memperluas cakupan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (LIKS) melalui kolaborasi masif bersama PUJK Syariah, asosiasi, kementerian/lembaga, serta tokoh penggerak ekonomi syariah.

Kepala OJK Kepri , Sinar Danandjaya, Selasa (3/3/2026) mengatakan, khusus di wilayah Kepulauan Riau, OJK menempuh langkah-langkah strategis untuk memperkuat ekosistem syariah melalui serangkaian aliansi. Diantaranya, optimalisasi Akses Pembiayaan (Business Matching).

“Kegiatan digelar, bersinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan mitra PUJK Syariah. OJK menyelenggarakan Business Matching di One Batam Mall (3 Maret 2026) dan Gedung Dekranasda Tanjungpinang (7 Maret 2026) guna mendekatkan akses permodalan bagi pelaku usaha,” katanya.

OJK turut menyukseskan KEPRI RAMADAN FAIR (KURMA) di Kota Batam dan Tanjungpinang (2-9 Maret 2026), dengan kehadiran Layanan Mobile (SiMOLEK). OJK menghadirkan armada SiMOLEK (Sarana Informasi Mobil Literasi Keuangan) untuk memberikan layanan edukasi dan konsultasi keuangan langsung di tengah masyarakat.

“Kita juga hadirkan edukasi syariah terintegrasi dengan melaksanakan rangkaian kegiatan LIKS yang mencakup sektor perbankan, pasar modal. Hingga pergadaian syariah secara serentak di empat wilayah kunci, Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang.

Disampaikan juga komitmen dan strategi ke depan, dalam momentum pertumbuhan ekonomi yang resilien di tahun 2025 serta keberkahan Bulan Suci Ramadan menjadi katalisator penting bagi penguatan fondasi ekonomi regional. Kinerja sektor jasa keuangan yang solid merupakan pilar utama dalam mengakselerasi kesejahteraan masyarakat Kepri.

OJK Provinsi Kepri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal industri jasa keuangan agar senantiasa, memprioritaskan penyaluran Pembiayaan ke sektor-sektor strategis daerah dan penguatan kapasitas UMKM. Kemudian, memperluas Jangkauan Layanan Perbankan, baik konvensional maupun syariah, guna memastikan terwujudnya masyarakat yang well-literate dan financially inclusive.

Selanjutnya, mmemperkokoh Perlindungan Konsumen sebagai instrumen utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap stabilitas sistem keuangan. “Melalui sinergi yang berkelanjutan, OJK optimis bahwa industri jasa keuangan di Kepri akan terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung agenda pembangunan serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang maju, makmur dan merata,” harapnya.***