Batam – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melaksanakan kegiatan Gotong Royong Bersama. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai, berlangsung, Rabu (11/2/2026). Kegiatan itu merupakan bentuk komitmen manajemen rumah sakit dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari disiplin dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), serta arahan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang disampaikan pada apel pagi awal pekan ini.
Gotong royong dilaksanakan di sejumlah area strategis rumah sakit untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan standar kebersihan dan sterilisasi tetap terjaga secara optimal.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen RSBP Batam dalam mengimplementasikan nilai organisasi PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) di setiap aspek pelayanan, termasuk dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, aman, dan humanis bagi pasien, pengunjung, serta pegawai.
Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, mengatakan kebersihan lingkungan rumah sakit bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab profesional seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.
“Melalui gotong royong ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian harus dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri,” ujar dr. Tanto.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait mengapresiasi langkah RSBP Batam yang proaktif menindaklanjuti arahan pimpinan nasional dan daerah.
Menurut Ariastuty, inisiatif tersebut mencerminkan nilai ASN yang responsif terhadap arahan pimpinan sekaligus peka terhadap kebutuhan lingkungan.
“Rumah sakit adalah wajah pelayanan publik. Kebersihan dan ketertiban harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegasnya.
Ke depan, kegiatan gotong royong akan dijadwalkan rutin setiap Jumat pagi setelah senam bersama melalui program “Jumat Bersih”, khususnya setelah bulan suci Ramadhan, sebagai upaya berkelanjutan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.***










