RKPD Batam 2027, Amsakar-Li Claudia Fokus Perkuat SDM hingga Tangani Sampah dan Banjir

oleh -78 Dilihat
oleh

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmen untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus menuntaskan persoalan sampah dan banjir sebagai prioritas utama dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Fokus tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra saat membuka Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (6/1/2026).

Dalam arahannya, Amsakar menegaskan bahwa penanganan sampah dan pengendalian banjir harus menjadi perhatian serius seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengingat kedua persoalan tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Lima belas program prioritas boleh saja berjalan baik. Namun, jika persoalan sampah dan banjir belum tuntas, maka manfaat pembangunan lainnya tidak akan dirasakan maksimal oleh masyarakat. Saya minta perhatian penuh, jiwa dan raga, untuk menyelesaikan ini,” tegasnya.

Amsakar menjelaskan, di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Pemko Batam saat ini sedang melakukan transformasi paradigma pembangunan. Jika sebelumnya pembangunan lebih bertumpu pada infrastruktur fisik, kini diarahkan pula pada penguatan sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut terlihat dari penurunan angka kemiskinan di Kota Batam dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga terus meningkat hingga mencapai 83,80.

“Membangun bukan hanya soal fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Kami berkomitmen meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, serta bantuan sosial, termasuk bantuan lansia dan beasiswa bagi warga hinterland,” ujarnya.

Terkait proses perencanaan pembangunan, Amsakar mengingatkan pentingnya sinkronisasi data antara Pemko Batam dan BP Batam agar target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen dapat tercapai. Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan aparatur.

“Saya harap para pimpinan OPD melakukan pembinaan secara intensif. Jangan ada lagi cara kerja lama atau setengah hati. Mari bertransformasi dan lebih terbuka terhadap masukan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan rencana 15 proyek strategis tahun 2026 sebagai jembatan menuju RKPD 2027. Di antaranya pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP di Botania, SD 011 Batam, pembangunan drainase di kawasan GMP Piayu, pembangunan rumah pompa banjir, serta pengadaan sarana persampahan seperti arm roll, compactor, dan bin container.

Selain itu, Pemko Batam juga merencanakan revitalisasi Gedung Beringin sebagai pusat budaya nusantara, pembangunan jalan lingkar utara, serta penguatan infrastruktur dasar di wilayah hinterland.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan Rancangan Awal RKPD 2027 oleh para pemangku kepentingan, mulai dari Ketua DPRD Kota Batam, perwakilan Bappenas, Bank Indonesia, BPS, hingga akademisi dan tokoh masyarakat.

“Mari kita satukan hati agar Batam ke depan semakin maju, dan pembangunan yang kita lakukan benar-benar inklusif serta berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Amsakar.***