Batam – Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah antipatif terhadap kebutuhan energi masyarakat, selama Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI). Tidak hanya ketersediaan BBM jenis Gasolin seperti Pertamax dan Gasoil seperti Dex Seriesn juga LPG. Dimana, kebutuhan LPG di Kepri diperkirakan naik 5,4 persen.
Sales Area Manager (SAM) Kepri Pertamina Patra Niaga Bagus Handoko, Kamis (20/3/2025) mengatakan, untuk kebutuhan LPG untuk konsumsi rumah tangga selama periode Satgas RAFI diprediksi meningkat.
“Perkiraan kita naik sekitar 5,4 persen dibanding rerata normal atau 277 Metrik Ton (MT) menjadi 292 MT per hari di Kepri,”
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial di Kepri meliputi jalur toll, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa 20 SPBU (24 jam) dan 50 Agen LPG Siaga.
“Dengan meningkatnya aktivitas memasak dan mudik, kami prediksi konsumsi LPG dan BBM juga meningkat,” katanya.
Disebut Bagus Handoko, konsumsi produk Gasolin selama periode Satgas RAFI tahun ini diperkirakan meningkat 13 persen. “Bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2025 atau 1.278 KL menjadi 1.451 KL per hari di Kepri,” katanya.
Sementara konsumsi produk Gasoil diprediksi mengalami penurunan 5,5 persen bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2025 atau 409 KL menjadi 386 KL di Kepri.
“Konsumsi Gasolin kami prediksi naik 13 persen sedangkan konsumsi Gasoil turun 5,5 persen dibandingkan dengan rata-rata kebutuhan normal di Kepri,” jelasnya
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1446H/2025 terhitung 17 Maret hingga 13 April 2025 mendatang.
Satgas ini, nantinya akan menjaga dan menjamin ketersedian energi baik bahan bakar minyak (BBM), LPG dan Avtur khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Kami memastikan pasokan energi aman dan didistribusikan dengan baik di Kepri,” ujar Bagus.
PT Pertamina Patra Niaga juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN lain, TNI, Polri, Perbankan, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan aman dan lancar selama periode libur Ramadan.***