Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan sebagai upaya menjemput aspirasi warga sekaligus memastikan program pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Hari ini, Rabu (7/1/2026), Amsakar bersama Li Claudia menghadiri Musrenbang Kelurahan Sukajadi yang digelar di Hotel Harmoni One dan Kelurahan Sei Tering di Fasum Perumah Citra Batam, Kecamatan Batamkota.

Dalam arahannya, Amsakar menjelaskan bahwa sistem perencanaan pembangunan nasional dilaksanakan melalui sejumlah tahapan yang saling berkesinambungan. Tahapan tersebut dimulai dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah, pra-musrenbang, hingga penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) yang melibatkan partisipasi masyarakat.
“Proses ini kemudian berlanjut ke Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Dari seluruh tahapan tersebut, hanya usulan yang benar-benar prioritas dan paling dibutuhkan masyarakat yang akan dijadikan program pembangunan,” ujar Amsakar.
Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi dan kebutuhan wilayahnya. Menurutnya, masukan warga menjadi dasar bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menentukan skala prioritas program kerja.
“Silakan Bapak dan Ibu menyampaikan usulan secara terbuka. Selanjutnya OPD akan memilah dan menetapkan skala prioritas agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Usai membuka Musrenbang Kelurahan Sukajadi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam melanjutkan agenda pembukaan Musrenbang Kelurahan Teluk Tering yang dilaksanakan di fasilitas umum Perumahan Citra Batam.
Amsakar menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen sangat dibutuhkan untuk mempercepat kemajuan pembangunan Kota Batam.
“Kalau kita ingin membuat lompatan ke depan, yang diperlukan adalah kolaborasi dan sinergi bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menilai Musrenbang sebagai forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. Ia menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial.
“Musrenbang ini bukan hanya datang, duduk, lalu selesai. Forum ini sangat penting agar perencanaan pembangunan benar-benar sejalan dengan visi dan misi Kota Batam,” ujarnya.
Kegiatan Musrenbang ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Batam dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung hingga ke tingkat kelurahan.***










