Disbudpar Batam Meriahkan Malam Takbiran dengan Mobil Hias Bertema Pasak

oleh -127 Dilihat
oleh

Batam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1446 H dengan menghadirkan mobil hias bertema pasak, yang kental dengan nuansa Melayu. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (30/3/2025) malam, menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri dengan semangat kebersamaan dan kegembiraan.

Mobil hias yang disiapkan oleh Disbudpar Batam di bawah kepemimpinan Ardiwinata, mengangkat tema Pasak, yang merupakan elemen penting dalam seni bangunan tradisional Melayu.

“Pasak adalah benda yang digunakan untuk menguatkan struktur tiang bangunan atau rumah agar lebih kokoh. Dalam pepatah Melayu, dikatakan bahwa tiang harus lebih besar dari pada pasak, yang memiliki makna bahwa setiap elemen dalam kehidupan, seperti pemerintah dan masyarakat, harus saling mendukung dan bekerja sama agar struktur lebih besar dan kuat, tanpa ada elemen yang lebih besar dari yang lainnya,” jelas Ardiwinata.

Pepatah ini sangat sesuai dengan semangat Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sekaligus Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang terus mengutamakan efisiensi anggaran dan skala prioritas dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah Batam berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam dan memajukan kota ini untuk menjadi lebih baik dan berjaya. Ini semangat yang kami sebar melalui mobil hias malam ini,” ujarnya.

Kegiatan malam takbiran dengan mobil hias ini tidak hanya menjadi ajang menyambut datangnya Idulfitri, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya Melayu yang terus dilestarikan oleh Pemko Batam.

“Malam takbiran ini menjadi momen yang sangat berarti untuk kita semua, tidak hanya dalam merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, tetapi juga untuk semakin memperkuat identitas budaya Batam yang kaya akan tradisi Melayu,” ujar Kepala Disbudpar Batam.

Selain itu, acara malam takbiran dengan mobil hias ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat Batam yang ikut berpartisipasi dalam meramaikan suasana. Ribuan warga Batam turut serta dengan antusias menyaksikan parade mobil hias yang menampilkan berbagai macam kreasi budaya dan seni tradisional Melayu.

“Dengan adanya kegiatan ini, semoga bisa terus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menjaga kekayaan budaya Melayu Batam tetap hidup di tengah-tengah perkembangan zaman,” tutup Ardiwinata.

Sebelumnya, malam takbiran dan pawai mobil hias tingkat Kota Batam dilepas langsung oleh Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Pawai juga dihadiri oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Adapun rute pawai ini dari Masjid Agung atau sepanjang jalan dari Masjid Agung, Simpang Kepri Mall, Laluan Madani dan lurus menuju Seraya atas hingga simpang pelabuhan Batuampar.

Untuk hadiah, pemenang pawai akan menerima Rp12 juta bagi juara 1, Rp10 juta pemenang juara 2, Rp8 juta pemenang juara 3 dan Rp6 juta harapan 1.

Pawai takbir ini diikuti oleh 123 kendaraan yang terdiri dari 73 mobil hias, 50 mobil pendukung, serta kendaraan roda empat dan roda dua milik masyarakat Batam.

Peserta pawai takbir ini berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, kecamatan se-Kota Batam, BP Batam, kelurahan, instansi vertikal, ormas Islam, serta masjid dan musala se-Kota Batam.

“Terima kasih atas antusias seluruh masyarakat Batam. Pawai takbir ini merupakan simbol kebersamaan dan semangat masyarakat Batam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi,” ujar Amsakar.***