Dilza Salsabila Pulang Membawa Kebanggaan, Bersiap Membawa Nama Indonesia ke Panggung Dunia

oleh -121 Dilihat
oleh

Batam – Sorak kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau kembali menggema menyambut kepulangan Dilza Salsabila. Perempuan yang akrab disapa Zaza tersebut hadir di Batam dalam rangkaian Homecoming & Press Conference Dilza Salsabila yang digelar di Grand Eska Hotel, Sabtu (15/8/2026).

Kepulangan ini menjadi momen istimewa. Bukan sekadar perjalanan pulang seorang anak daerah setelah menuntaskan perjuangan di Jakarta, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan seorang putri Kepulauan Riau membawa nama daerahnya ke panggung kecantikan nasional.

Dilza Salsabila sebelumnya diperkenalkan sebagai Miss Grand Kepulauan Riau 2026 dan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian kompetisi Miss Grand Indonesia 2026. Perjalanannya ke panggung nasional bukanlah perjalanan instan. Ia harus melewati proses seleksi, persiapan, karantina, pembekalan, penilaian hingga berbagai tahapan yang menguji bukan hanya penampilan, tetapi juga karakter, komunikasi, wawasan, kepercayaan diri dan kemampuan membawa identitas daerah.

Sebelum berangkat ke Jakarta, Dilza telah menyampaikan tekadnya untuk membawa seluruh pengalaman dan potensinya untuk dipersembahkan bagi Kepulauan Riau. Perjalanan tersebut menjadi tantangan baru bagi dirinya setelah sebelumnya berkecimpung di dunia modeling, entertainment dan berbagai aktivitas kreatif.

Dari Batam ke Jakarta, Harumkan Nama Kepri

Di tengah persaingan dengan perempuan-perempuan terbaik dari berbagai daerah, Dilza harus mampu menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya memiliki kecantikan, tetapi juga memiliki cerita, karakter dan identitas yang kuat sebagai perempuan Kepulauan Riau.

Setiap tahapan menjadi proses pembelajaran. Ada rasa lelah, tekanan, keraguan dan tuntutan untuk terus memberikan performa terbaik. Namun, semua itu justru menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk Dilza menjadi sosok yang semakin matang.

Ia tidak datang ke Jakarta hanya membawa ambisi untuk mendapatkan mahkota. Ia datang membawa nama Kepulauan Riau.

Bagi Dilza, setiap kali dirinya melangkah di atas panggung, ada Batam, ada Kepulauan Riau, ada budaya Melayu dan ada harapan masyarakat daerah yang ikut berjalan bersamanya.

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dilza Salsabila berhasil terpilih sebagai Miss Grand Indonesia 2026, sekaligus mendapatkan kesempatan untuk membawa nama Indonesia ke panggung Miss Grand International 2026.

Kebanggaan Sang Ibu: “Kami Tidak Pernah Meminta Dia Menjadi Orang Lain”

Bagi keluarga, perjalanan Dilza menuju mahkota bukan sekadar tentang kemenangan. Ada perjalanan panjang seorang anak yang sejak awal terus berusaha menemukan dan mengembangkan potensi dirinya.

Sang ibu, Martri Ningsih, menjadi salah satu sosok yang selalu memberikan dukungan di balik perjalanan Dilza.

“Sebagai seorang ibu, tentu saya sangat bangga dan terharu. Kami melihat sendiri bagaimana Dilza berproses, bagaimana dia belajar menghadapi tekanan dan terus berusaha memberikan yang terbaik. Kami tidak pernah meminta dia menjadi orang lain. Kami hanya selalu mengingatkan untuk menjadi dirinya sendiri, tetap rendah hati dan jangan pernah melupakan dari mana dia berasal. Saya yakin anak saya bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Menurut Martri, mahkota yang kini berada di kepala Dilza bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga tanggung jawab yang jauh lebih besar.

“Sekarang tanggung jawab Dilza bukan hanya kepada dirinya sendiri. Dia membawa nama Indonesia, membawa Kepulauan Riau, membawa keluarga dan membawa harapan banyak orang. Kami sebagai orang tua akan terus mendoakan dan mendukungnya,” katanya.

Yang Kami Banggakan Bukan Hanya Mahkotanya

Sang ayah, Reynold Fernando, juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian putrinya. Sebelumnya, Reynold menggambarkan Dilza sebagai sosok yang tidak mudah berdiam diri di zona nyaman dan selalu ingin mencoba hal-hal baru. Ia juga berpesan agar putrinya tetap menjadi diri sendiri, rendah hati serta menjaga nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi bagian dari identitasnya.

“Yang kami banggakan bukan hanya ketika Dilza mendapatkan mahkota. Yang paling membanggakan adalah melihat prosesnya. Kami melihat bagaimana dia berani keluar dari zona nyaman, berjuang di Jakarta dan menghadapi kompetisi dengan membawa nama Kepulauan Riau,” ujarnya.

Reynold juga menitipkan pesan kepada putrinya agar tetap rendah hati dan menjadikan kesempatan di panggung internasional sebagai ruang untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

Selama ini, provinsi yang berada di wilayah perbatasan Indonesia tersebut dikenal dengan kekayaan maritim, budaya Melayu serta posisi strategisnya sebagai pintu gerbang Indonesia menuju kawasan internasional.

Kini, seorang putri daerah kembali membawa nama Kepulauan Riau ke panggung yang lebih luas. Melalui Dilza, masyarakat tidak hanya melihat sosok seorang beauty queen. Ada kesempatan untuk memperkenalkan wajah Kepulauan Riau—budaya, keramahan, pariwisata dan karakter masyarakatnya—kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Hal tersebut juga sejalan dengan harapan agar ajang pageant dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas budaya dan potensi pariwisata daerah. Dukungan terhadap Dilza sebelumnya juga datang dari Pemerintah Kota Batam, yang melihat keikutsertaannya sebagai kesempatan untuk memperkenalkan budaya Melayu dan pariwisata Batam serta Kepulauan Riau.

Cerita yang Layak Dibawa ke Dunia

Sebagai National Director Miss Grand Indonesia 2026, Jonathan Jorenzo melihat perjalanan Dilza bukan semata-mata berdasarkan penampilan, tetapi juga potensi dan karakter yang dimilikinya.

“Dilza memiliki sesuatu yang sangat penting dalam perjalanan seorang queen, yaitu cerita dan konsistensi. Dia datang dari Kepulauan Riau, berproses di Jakarta dan sekarang mendapatkan kesempatan untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Perjalanan itu sendiri menjadi kekuatan yang tidak semua orang miliki,” ujarnya.

Jonathan menilai Dilza memiliki tugas yang lebih besar setelah menyandang gelar Miss Grand Indonesia 2026.

“Mahkota bukanlah garis akhir. Justru mahkota adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami berharap Dilza dapat menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kecantikan, kecerdasan, karakter dan kemampuan untuk bersaing di panggung dunia,” katanya.

Dukungan Orang Terdekat

Perjalanan Dilza menuju panggung nasional juga tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, termasuk orang-orang yang mendampinginya dalam proses pengembangan kemampuan.

Salah satunya Alfredo Sihombing, seorang MC sekaligus pegiat public relations dan public speaking, yang pernah memberikan pelatihan kepada Dilza.

Menurut Alfredo, meski proses pelatihan berlangsung singkat, dirinya melihat semangat dan potensi besar dalam diri Dilza.

“Saya melihat ada semangat yang kuat dalam diri Dilza ketika mengikuti kelas public speaking. Walaupun waktunya cukup singkat, saya berharap apa yang dipelajari dapat menjadi bekal dan memberikan manfaat bagi Dilza ke depannya, terutama dalam menghadapi berbagai panggung dan kesempatan yang lebih besar,” ujarnya.

Apresiasi Disbudpar Batam

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Drs. Ardiwinata, menyambut baik kepulangan Dilza yang telah mengharumkan nama Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.

Menurutnya, pencapaian Dilza menjadi bukti bahwa anak muda Batam memiliki kemampuan untuk berkembang dan berkarya hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Kami tentu menyambut baik dan bangga atas pencapaian Dilza. Ini menjadi bukti bahwa anak-anak muda Batam memiliki potensi untuk berkarya lebih jauh dan membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ardiwinata.

Ia menilai keberhasilan tersebut juga dapat menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk terus membangun ekosistem kepariwisataan dan ekonomi kreatif di Batam.

“Prestasi seperti ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah, termasuk dalam membangun ekosistem kepariwisataan Batam. Anak-anak muda harus diberikan ruang untuk berkembang, berkarya dan menunjukkan potensi mereka. Apalagi melalui sosok seperti Dilza, Batam dan Kepulauan Riau juga memiliki kesempatan untuk semakin dikenal, baik melalui budaya maupun pariwisatanya,” katanya.

Menuju India, Membawa Harapan Indonesia

Setelah melewati perjalanan panjang di tingkat nasional, tantangan berikutnya telah menanti. Dilza akan dipersiapkan untuk tampil di Miss Grand International 2026 yang dijadwalkan berlangsung di India pada Oktober 2026. India untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Miss Grand International, dengan rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung di sejumlah kota, termasuk Jaipur, Agra dan New Delhi.

Ini bukan lagi tentang membawa nama Kepulauan Riau. Bukan lagi hanya tentang membawa nama Batam. Kini, Dilza akan membawa nama Indonesia.

Perjalanan menuju India tentu akan menghadirkan tantangan baru. Persaingan akan semakin luas karena ia akan berhadapan dengan perwakilan dari berbagai negara. Namun, pengalaman yang telah dilaluinya di Jakarta menjadi bekal penting untuk menghadapi panggung internasional.

Homecoming Bukan Akhir, Tetapi Awal Perjalanan Baru

Homecoming Dilza Salsabila di Batam menjadi sebuah momen untuk merayakan keberhasilan sekaligus melepas langkah berikutnya.

Dari Batam, ia berangkat membawa mimpi. Dengan dukungan keluarga, orang-orang terdekat dan masyarakat Kepulauan Riau, Dilza kini bersiap menghadapi panggung yang lebih besar.

Dari Indonesia, ia akan melangkah menuju India membawa harapan seluruh negeri.

Perjalanan Dilza membuktikan bahwa mimpi besar tidak selalu harus dimulai dari kota-kota besar. Kadang, mimpi itu justru tumbuh dari daerah, dari keluarga, dari dukungan orang-orang terdekat, lalu perlahan menemukan jalannya menuju panggung nasional dan internasional.

Dilza Salsabila bukan hanya seorang queen yang pulang ke rumah. Ia adalah putri Kepulauan Riau yang kini bersiap membawa cerita daerahnya ke panggung dunia.***