Tim Dayung Jawa Barat Tantang Tim Tanjungpinang dan Batam di Final

oleh -81 Dilihat
oleh

Batam – Empat tim dayung, melaju ke babak final kategori umum, Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 di Belakang Padang. Empat tim itu, ada Hulubalang Lengkang Batam, Gajah Mada Indonesia Jawa Barat, Pelantar 3 Tanjung Pinang dan Batam 1 Bapenda.

Sementara untuk katagori OP/Instansi, Tim Disbudpar A, Perkimtan, Bapenda dan Dinas Perhubungan, lolos ke final. Dimana, final akan dilaksanakan, Minggu (30/11/2025), mulai pukul 10.00 WIB. Persaingan ketat menuju babak final sangat terasa di penyisihan. Di hari kedua, saling adu kecepatan kayuhan.

Ketua Pelaksana Ardiwinata yang juga Kepala Dinas Kebudayan dan Pariisata Kota Batam sangat puas terhadap kerja tim. “Alhamdulillah semua tim dapat menyelesaikan kayuhan sampai ke garis Finis dan selamat kepada Tim yg masuk final utk besok hari ” ujar Aridi.

Pelaksanan Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri. Event yang digelar 28 aampai 30 November 2025 di perairan Elang-Elang, Belakang Padang ini, menerima pendaftar dari Johor, Malaysia, yakni Johor Racing Team, sebagai peserta internasional pertama pada tahun ini.

Selain dari Johor, juga datang dari luar Pulau Batam, yaitu dari Provinsi Jawa Barat dengan nama tim Gajah Mada Indonesia. Kehadiran peserta lintas daerah dan negara ini menunjukkan semakin besarnya daya tarik Sea Eagle Boat Race setelah kembali dihidupkan setelah lebih dari satu dekade vakum.

Ardi mengaku bangga dengan kegiatan ini, setelah selama 12 tahun tidak digelar. Kehadiran Johor Racing Team dari Malaysia dan Gajah Mada Indonesia dari Jawa Barat, menjadi bukti bahwa Sea Eagle Boat Race kini kembali diperhitungkan di tingkat regional.

“Ini sekaligus menunjukkan bahwa Batam memiliki potensi besar sebagai pusat event bahari yang mampu menarik minat peserta dari berbagai wilayah,” ujarnya.

Ardi menambahkan bahwa meningkatnya jumlah peserta lintas daerah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama di Belakang Padang yang menjadi tuan rumah.

“Peserta yang datang dari luar negeri dan luar pulau tentu akan memberikan dampak ekonomi langsung, baik untuk pelaku UMKM, transportasi laut, hingga pelaku wisata. Ini sesuai dengan tujuan kami untuk menghidupkan kembali ekonomi pesisir dan menjadikan Batam sebagai destinasi event bahari unggulan,” sambungnya.

Sebelumnya, Sea Eagle Boat Race telah dipersiapkan melalui rapat koordinasi bersama unsur kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta berbagai instansi pendukung di Kecamatan Belakang Padang

“Kita mengharapkan, tahun depan akan lebih baik lagi pelaksanaan event ini,” harap Ardi.***