Karantina Duta Wisata Encik & Puan Batam 2026 Resmi Dibuka

oleh -46 Dilihat
oleh

Batam – Rangkaian Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026 terus berlanjut dengan pelaksanaan karantina finali. Karantina yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (06–08 Mei 2026), menjadi tahapan penting dalam pembinaan para finalis sebelum menuju malam grand final.

Karantima resmi dibuka di Ayola Signature Ocarina Batam pada Rabu (06/05/2026). Kegiatan pembukaan karantina ini dihadiri oleh Wali Kota Kota Batam yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Kota Batam, Heriman H.K. Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan.

Kemudian ada General Manager Ayola Signature Ocarina Batam, perwakilan Solidaritas Pembawa Acara Kota Batam, pengurus Ikatan Encik Puan (ICP) Kota Batam, para finalis Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026, serta tamu undangan lainnya.

Selama karantina, para finalis akan mendapatkan berbagai materi dan pembekalan dari sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Adapun materi yang diberikan meliputi wawasan pemerintahan Kota Batam, manner class, lembaga adat Melayu, pakaian adat Melayu, public speaking, motivasi, beauty class, hingga pembentukan brand personality.

Beberapa narasumber yang dijadwalkan memberikan materi di antaranya Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Ketua LAM Kota Batam, Ibu May dari LAM Kepri Batam, Direktur Batam Tourism Polytechnic (BTP), Rani perwakilan SWARA Kota Batam, akademisi Golan Hasan, Dr. Daisy Atmadji dari PERDESTI Kepri, serta Dedi Hidayatullah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa ajang Duta Wisata Encik & Puan bukan sekadar kompetisi penampilan semata.

“Duta Wisata Encik & Puan ini bukan hanya soal catwalk atau modelling, itu hanyalah sebagian kecil. Yang lebih utama adalah bagaimana para finalis memiliki wawasan yang luas, kemampuan komunikasi yang baik, sikap, etika, serta rasa tanggung jawab sebagai representasi generasi muda dan wajah pariwisata Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para finalis untuk memanfaatkan kesempatan karantina sebagai ruang belajar dan pengembangan diri.

“Kegiatan ini didanai penuh oleh Pemerintah Kota Batam atas persetujuan DPRD Kota Batam. Karena itu, kita harus bertanggung jawab dan menunjukkan hasil yang terbaik. Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan jadikan pengalaman ini sebagai proses untuk meningkatkan kualitas diri,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Kota Batam, Heriman H.K, secara resmi membuka kegiatan karantina sekaligus memberikan motivasi kepada para finalis.

“Dari ratusan peserta yang mendaftar, telah terpilih 20 finalis terbaik Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026. Adik-adik sekalian adalah generasi muda pilihan yang memiliki potensi besar untuk menjadi representasi daerah,” ujarnya.

Ia juga mendorong para finalis agar terus mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri selama mengikuti proses karantina.

“Tingkatkan pembekalan diri, gali potensi yang dimiliki, dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin. Jadilah generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mampu membawa citra positif Kota Batam di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Suasana pembukaan karantina berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para finalis tampak siap mengikuti seluruh rangkaian pembekalan yang akan menjadi bekal penting sebelum melangkah ke malam grand final Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026.***