Lingga — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan bahwa penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Lingga berjalan dengan aman dan lancar. Stok BBM berada dalam kondisi mencukupi dan distribusi terus dilakukan secara optimal guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Adanya antrean kendaraan yang sempat terjadi di sejumlah SPBU merupakan bagian dari dinamika distribusi, khususnya terkait penyesuaian jadwal penyaluran ke wilayah tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Pertamina telah menyalurkan pasokan BBM ke wilayah Kabupaten Lingga dengan total sekitar 990 KL yang terdiri dari Pertalite dan Biosolar secara bertahap.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Selasa (7/4/2026) mengatakan, guna menjaga kelancaran layanan, percepatan suplai serta optimalisasi distribusi terus dilakukan. Saat ini, kondisi di lapangan telah berangsur normal, dengan antrean kendaraan yang telah terurai dan aktivitas pengisian BBM di SPBU kembali berjalan lancar seperti biasa.
“Monitoring secara intensif terus dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait guna memastikan distribusi energi tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat dengan baik,” kata Fahrougi.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan SPBU Nelayan, guna memastikan kualitas dan takaran BBM yang diterima sesuai dengan ketentuan serta untuk mendukung distribusi energi yang tertib dan tepat sasaran.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan dalam batas kewajaran, guna mendukung pemerataan distribusi serta memastikan ketersediaan energi dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat,” himbaunya.
Informasi mengenai seluruh layanan dan produk Pertamina dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @pertamina_sumbagut dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 untuk informasi lebih lanjut.***










