Area Head PGN Batam Wendi Purwanto dan petugas PGN usai ujicoba Jargas hingga dapur pelanggan di Sagulung, Batam.
Batam – Antusiasme masyarakat Batam untuk menikmati Jargas dari Perusahaan Gas Negara (PGN) cukup tinggi. Saat ini, peminat Jargas di Batam yang terdata, sudah sekitar 20 ribu. Dimana, sekitar 8 ribu berkas sudah selesai dipindahkan ke sistem. Sementara 12 ribu berkas, dalam proses pemindahan.

Diungkapkan Area Head PGN Batam Wendi Purwanto, Sabtu (7/2/2026), pada tahun ini, hampir 10ribu yang akan dilakukan sambungan baru, Jargas. Saat ini yang sudah siap dipasang, sekitar 8ribu calon pelanggan baru.
“Masih ada sekitar 12.000 calon pengguna Jargas di Batam, yang masih dalam berkas. Belum di pindahin ke sistem. Sehingga total peminat yang sudah masuk data ke kita, sekitar 20.000 warga,” bebernya.
Dengan demikian, kebutuhan Batam atas gas bumi akan terus meningkat. Dimana setiap rumah tangga, biasanya menggunakan 8 sampai 10 meter persegi, per bulan.
“Kalau UMKM biasanya menghabiskan sekitar 100 sampai 500 meter persegi, rumah tangga sekitar 8 sampai 10 meter persegi,” terang Wendi.
Sebelumnya, Wendi mengatakan, Batam dicanangkan dapat menyambung Jargas untuk 10 ribu pelanggan baru, tahun 2026. Kontruksi sambungan baru itu, akan dimulai Februari 2026 mendatang. Sambungan baru itu akan dipasang di 30 perumahan, di tiga kecamatan. Masing-masing, kecamatan Sagulung, Batam Kota dan Batuaji.
Dengan demikian, jika target itu tercapai hingga akhir 2026, maka rumah tangga pengguna Jargas di Batam mencapai 19.034 pelanggan. Hingga Desember 2025 lalu, jumlah pengguna Jargas di Batam, untuk rumah tangga 8.829. Kemudian, pelanggan kecil 92 dan komersial industri 113.
Saat ini, pipa induk gas bumi di Batam, sudah terpasang sekitar 268 km. Dengan demikian, maka target yang dicanangkan pemerintah dan PGN pusat, diyakini bisa terealisasi pada tahun ini.(am)










