Amsakar-Li Claudia Tutup MTQH XXXIV Batam Kota, Tekankan Pembinaan Generasi Qurani

oleh -46 Dilihat
oleh

Batam – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kecamatan Batam Kota Tahun 2026 resmi ditutup pada Rabu (4/2/2026) malam di Lapangan Hang Jebat, Perumahan Cendana, Kelurahan Belian. Penutupan ditandai dengan tabuhan beduk oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MTQH tingkat kecamatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan terus tumbuh dan mengakar di tengah kehidupan masyarakat Batam yang majemuk dan dinamis.

“Saya menyampaikan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya MTQH yang berjalan dengan baik, tertib, dan penuh semangat. Ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wujud kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” ujar Amsakar, disambut tepuk tangan hadirin.

Ia menuturkan, tingginya antusiasme masyarakat dalam setiap agenda keagamaan menunjukkan bahwa pembangunan di Kota Batam tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga menempatkan pembangunan rohani sebagai fondasi penting. Hal tersebut sejalan dengan visi Batam sebagai kota madani yang religius dan berakhlak.

“Berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Artinya, nilai-nilai kota madani telah hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Inilah fondasi penting untuk mewujudkan Batam sebagai negeri yang dirahmati,” katanya.

Lebih lanjut, Amsakar menekankan bahwa MTQH memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda. Ia berharap ajang ini tidak berhenti pada capaian prestasi semata, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an serta mendorong pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap MTQH ini menjadi sarana pembinaan yang berkelanjutan, melahirkan generasi yang tidak hanya mahir melantunkan ayat suci, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Amsakar mengingatkan agar MTQH tidak dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat hubungan umat dengan kitab sucinya.

“Jangan jadikan MTQH sekadar seremonial. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk terus mendalami makna dan nilai luhur yang terkandung dalam Al-Qur’an,” pesannya.

Dengan berakhirnya MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Batam Kota Tahun 2026 ini, diharapkan dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang tidak hanya berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga menjadi generasi Qurani yang berkontribusi bagi pembangunan Kota Batam.***