Tingkatkan Wawasan Budaya, Swara Batam Perdalam Budaya Melayu

oleh -31 Dilihat
oleh

Batam – Budaya melayu adalah budaya Asli Kota Batam. Bentuk kecintaan para pembawa acara yang tergabung di Solidaritas Pembawa Acara (Swara) Kota Batam, melaksakan Pembekalan Budaya dengan tajuk “Swara Berbudaya”. Diprakarsai bidang sosial, budaya dan agama Swara Kota Batam, pada senin malam (26/01), bertempat di Kantor Disbudpar Kota Batam.

Budayawan Kota Batam H. Muhammad Zen, S.Pd memaparkan materi, “Merajut keindahan pesona melayu melalui berbusana dan kearifan local tepung tawar sebagai tradisi melayu”. Peserta dengan sangat antusias mendengarkan penjelasan juga aktif memberikan bertanya kepada narasumber.

Hadir sekaligis membuka acara Kepala Disbudpar Kota Batam Drs Ardiwinata juga sebagai Pembina Swara. “Kegiatan ini sangat penting bagi para anggota Swara Kota Batam, merupakan garda terdepan dalam memandu acara termasuk yang bertemakan adat dan budaya melayu di Kota Batam, dimana bumi dipijak disana langit dijujung,” ujarnya.

Sementara itu Maharani purba, Ketua Swara Kota Batam menyampaikan bahwa agenda ini penting. Sehingga akan berkelanjutan, demi peningkatan wawasan budaya para anggota swara tentang budaya Melayu, yang selalu memandu acara Pernikahan, Kebudayaan dan lainnya.

Ada juga praktek, terkait berbusana melayu, yang dijalankan datuk Muhammad Zen, dihadapan para peserta seminar. Diantaranya, cara memakai kain samping untuk kaum pria, memahami jenis baju melayu untuk kaum pria, serta hal lain yang menarik untuk dibahas.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi, kepada Swara Kota Batam telah menginisiasi kegiatan yang baik dan positif ini, sebagaimana para pembawa acara di Kota Batam hendaknya memahami budaya melayu yang kerap ditemui diberbagai acara khususnya pernikahan” ujar Zen.

Adapun menjadi landasan budaya Adalah Pokok Pikiran Kebidayaan Daerah ( PPKD) yang berfokus pada 10 objek utama. Diantaranya Tradisi lisan, Manuskrip, Adat istiadat, Ritus (upacara), Pengetahuan tradisional, Bahasa, Permaianan rakyat, Seni Pertunjukan, Olahraga tradisional dan Tekhnologi Tradisional. Diakhir sesi, peserta sebanyak 35 perserta mendaptkan bekal berupa buku ” Sejarah Nong Isa ” terbitan Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Kepri Kota Batam dari Kadisbudpar Kota Batam.***