Yan Fitri Diharap Wujudkan Peternakan Sapi dan Turunkan Harga Pupuk di Natuna

oleh -
oleh

Natuna – Warga Natuna mengharapkan, selain dukungan untuk nelayan, mereka juga untuk pertanian. Masyarakat Natuna yang berprofesi petani, meminta dukungan untuk penyediaan pupuk. Kemudian, penyediaan peternakan sapi di satu pulau di Natuna. Sehingga, harga sapi di Natuna bisa terkontrol.

Harapan itu mengemuka menjelang Idul Adha, dan disampaikan warga Natuna, Sabtu (8/6/2024). Saat itu, rombongan yang mengatasnamakan relawan Yan Fitri Halimansyah, yang berniat maju Pilkada Gubernur, menemui warga.

Warga menyambut kedatangan relawan pria yang menjabat Kapolda Kepri, yang dipimpin Andi Cori di Pulau Tiga Barat. Pada kesempatan itu, hadir juga warga dari Kecamatan Bunguran Tengah. Warga mengaku sudah mendengar rencana Yan Fitri untuk maju Pilkada Kepri.

“Kami dari Kecamatan Bunguran Tengah, sudah mendengar rencana pak Ian Fitri yang ingin maju di Pilkada,” kata seorang warga bernama Sulaiman.

Suleman mengaku sebagai utusan warga Bunguran Tengah, Natuna. Dijelaskan secara singkat profesi masyarakat di tempat tinggalnya. Jika mayoritas masyarakat Natuna dikenal nelayan, namun mereka merupakan petani.

“Natuna, diantara mayoritas nelayan Natuna,
Permintaan kami dari Bunguran Tengah, kami beda dengan Pulau Tiga Barat (nelayan) pak. Kami kebanyakan berkebun,” ungkap Suleman.

Pada kesempatan tiu, salah satu permintaan mereka, terkait pentingnya di Natuna, ada peternakan sapi. Kondisi menyebabkan harga sapi di Natuna, terutama saat hari-hari tertentu, seperti Idul Adha, harga sapi melonjak tinggi.

“Permintaan kami ke pak Yan Fitri, peternakan sapi. Natuna sangat jarang peternak sapi. Sehingga saat masyarakat butuh, seperti orang mau berkurban, harga melonjak tinggi,” katanya.

Ia meminta, jika Yan Fitri terpilih menjadi Gubernur Kepri, diharapkan ada pulau di Kabupaten Natuna, bisa dimanfaatkan menjadi lahan peternakan. Menghadirkan investor untuk mengembangkan peternakan.

“Ini harapan jika pak Yan Fitri maju dan terpilih menjadi Gubernur,” tegasnya.

Kemudian, Suleman meminta agar pemerintah Provinsi Kepri, termaksud jika Yan Fitri terpilih menjadi Gubernur Kepri, untuk ketersediaan pupuk. “Karena kami juga banyak petani. Untuk Kecamatan Bunguran Tengah, kebanyakan petani. Dan selama ini, kendala petani, pupuk,” beber Suleman.

Disebutkan, harga pupuk di Natuna sangat tinggi. Sehingga menyebabkan hasil pertanian harus dijual mahal. “Kendala kami pupuk. Karena harga pupuk mahal, menyebabkan harga hasil pertanian tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan. Jadi itu masalah kami,” urainya.

Demikian dengan petani karet, yang mengeluhkan harga murah. “Perkebunan karet, saat ini sangat murah. Sehingga tidak sesuai dengan pengeluaran. Jadi minta ada regulasi. Kalau pak Yan terpilih jadi Gubernur, itu harapan kami,” imbuhnya mengakhiri.***