Realisasi PNBP Batam Sudah 48 Persen dari Target 2024

oleh -
oleh

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam, mengungkapkan realisasi belanja tahun 2023 dan 2024, kepada Komisi VI DPR RI. Kemudian, disampaikan juga realisais penerimaan PNBP tahun 2024, yang sudah diangka 48 persen dari target. Sehingga, kenaikan hingga Mei 2024, sudah diangka sekitar 34 Persen.

Laporan itu disampaikan Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, di Gedung Nusantara I pada Senin (10/6/2024). Ia melaporkan realisasi anggaran tahun 2023 dan 2024. Dimana, realisasi belanja tahun 2023 sebesar 79,29% dari alokasi DIPA.

Kemudiam, realisasi penerimaan PNBP tahun 2023 sebesar 92,14% dari target. Realisasi belanja tahun 2024 sampai bulan Mei sebesar 23,77% dari alokasi DIPA. “Realisasi penerimaan PNBP tahun 2024 sampai bulan Mei sebesar 48,80% dari target,” kata Rudim

Disampaika, realisasi PNBP 2024 menunjukkan peningkatan sebesar 34,44% dari periode yang sama di tahun 2023. “Artinya kinerja BP Batam dapat dikatakan semakin baik di semester I 2024 ini,” kata Rudi.

Mengenai Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2025, pagu indikatif dari PNBP akan dialokasikan untuk dua program yaitu Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis serta alokasi pagu Rupiah Murni (RM) untuk program Pengembangan dan Pemeliharaan Prasarana Konektivitas Darat dalam rangka mendukung PSN Rempang Eco-City dan Pengembangan Prasarana Jaringan Air Bersih.

“Mengingat pentingnya kegiatan-kegiatan tersebut, kami mohon dukungan Komisi VI DPR RI agar rencana yang telah disusun dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Ia bersama jajaran di BP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja anggaran dan berharap agar dukungan dari Komisi VI DPR RI terus berjalan untuk mewujudkan Batam Kota Baru.

“Dari paparan yang telah disampaikan ke Forum RDP hari ini, kami berkomitmen untuk segera merealisasikan kegiatan yang menghasilkan PNBP serta mempercepat penyerapan anggaran di lingkungan BP Batam,” terangnya.

“Semoga dukungan dari Komisi VI DPR RI dapat menjadi motivasi bagi kami untuk mewujudkan kawasan Batam-Rempang-Galang sebagai lokomotif ekonomi dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

Rudi juga mengungkapkan capaian RPJMN BP Batam tahun 2020-2024 yang mencakup lima kegiatan prioritas dengan 10 indikator yang mana telah memperoleh capaian rata-rata kuantitatif sebesar 74,6%.

“Kami optimis capaian ini akan menyentuh angka 95% di akhir 2024 dan pelaksanaan Renstra BP Batam 2020-2024 dengan lima sasaran strategis bisa mencapai angka 95,70%,” terangnya.

Adapun beberapa kegiatan strategis BP Batam periode 2020 hingga 2024 meliputi Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan Bandara Hang Nadim, Pengembangan Infrastruktur Jalan dan Air Bersih. Kemudian, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City.***