Perjuangkan Kepentingan Bersama, Bangso Batak Marsada Deklarasi 23 Juni

oleh -
oleh

Batam – Komunitas masyarakat Batam dari suku Batak, menghadirkan paguyuban baru. Deklarasi dan pelantikan pengurus Bangso Batak Marsada (BBM), akan dilakukan, Minggu (23/6/2024), di Gedung Pakuba, Kawasan Buana Central Park, Tembesi, Batam. Dengan kehadiran BBM, maka suku Batak lebih mendapat perhatian.

Menurut Sekretaris BBM, Udin P Sihaloho, Selasa (11/6/2024) di Batam, pelantikan akan dilakukan, dengan sejumlah acara. Mulai dari ibadah, pelantikan, manortor dan ramah tamah. Paguyuban ini sendiri hadir dari kesepakatan sejumlah tokoh Batak di Batam dan diketuai Ediaman Sinaga. Mereka menyiapkan paguyuban untuk mengambil peran dalam pembangunan di Batam.

“Kita ingin menyatukan niat dalam mengambil peran dalam pembangunan kedepan. Kita mengundang Ketua-Ketua marga di Batam, untuk hadir,” kata Udin.

Menurut pria yang juga menjabat Ketua IKABSU Batam ini, pihaknya menyiapkan pembentukan BBM, pasca Pemilu 2024. Ide awalnya, untuk menyikapi Pilkada Provinsi Kepri dan Kota Batam. Dimana, ide yang muncul, untuk melakukan proses, menyiapkan figur orang Batak, yang akan maju di Pilkada.

“Dari sana berkembang, untuk menyatukan niat, membentuk wadah bersama, khusus untuk orang Batak di Batam,” ujarnya.

Menurut Udin, saat ini suku Batak di Batam, memiliki potensinya tinggi. Baik dari jumlah dan kulitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Sehingga kedepan, diharapkan pemerintah memberikan tempat yang proporsional di pemerintahan. Baik di dinas-dinas di Batam dan Provinsi Kepri.

“Khususnya dinas Pendidikan, kita juga harapakan ada perhatian untuk mendukung pendidikan yang lebih baik. Sehingga tidak ada diskriminasi untuk mendapatkan pendidikan agama,” harapnya.

Terlebih terkait penyelenggaraan pendidikan di Batam, disebutkan Udin, sudah diatur di Perda Penyelenggaraan Pendidikan. “Karena sudah diatur di Perda, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan agama, sesuai agama yang dianutnya. Dan di ajarkan tenaga pendidik yang berkompeten, sesuai agama dianutnya,” tegas anggota DPRD Batam ini.

Khusus untuk birokrasi, Udin menyebutkan, selama ini hanya diakomodir satu orang, jadi Kadis. Sementara ada banyak potensi dari suku Batak di Pemko Batam dan Pemprov Kepri.

“Dari dulu hanya satu Kadis. Harus pensiun dulu baru masuk satu. Jadi Kadis hanya tetap satu orang. Untuk Kabag dan Kabid, banyak yang berpotensi. Tapi tidak terakomodir,” imbuhnya.

Semetara untuk masyarakat Batam dari suku Batak, Udin meminta agar sama-sama menghilangkan ego. Termaksud mengajak untuk bersama-sama mendukung BBM. “Ini dibentuk untuk kebaikan bersama. Bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Namun untuk kepentingan semua suku Batak,”

Udin mengajak, semua elemen suku Batak di Batam, agar mensukseskan rencana Pilkada kedepan. “Lewat BBM, kita menyatukan dukungan untuk figur yang bisa mengakomodir aspirasi kita,” himbau Udin mengakhiri.(am)