Pasien Meninggal Karena Tak Terlayani ICU BPJS, Pimpinan BPJS Batam Minta Dievaluasi

oleh -
oleh

Batam – Anggota Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho meminta agar kepemimpinan Kepala BPJS Batam, Iwan Adriady dievaluasi BPJS pusat. Permintaan evaluasi kepemimpinan itu disampaikan, setelah ada pasien di Batam yang disebut tidak mendapat layanan ICU BPJS Kesehatan, sampai meninggal.

Udin P Sihaloho saat menghubungi jurnalis, Senin (6/2/2023) mengatakan, dia mendapat keluhan atas ada warga Batam pemegang kartu BPJS Kesehatan, meninggal. Warga dimaksud meninggal, sebelum mendapat pelayanan di ICU, dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

“Sampai warganya meninggal, dia tidak mendapat pelayanan ICU dengan menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Makanya, kita minta BPJS Kesehatan pusat, evaluasi pelayanannya atau Kepala BPJS Kesehatan Batam,” tegasnya.

Diakui Udin, Kepala BPJS Kesehatan Batam, Iwan Adriady sudah dihubungi, dan menanyakan pelayanan itu. Awalnya disebut, diakui ada pelayanan untuk pasien ICU dari anggota BPJS Kesehatan.

“Tapi saat kita tanya soal pasien di rumah sakit di Batam, yang sampai meninggal tidak pelayanan, Kepala BPJS Kesehatan tidak menjawab,” cetus Udin.

Karena itu, Udin juga meminta kejelasan dari BPJS Kesehatan, bagaimana BPJS memberikan solusi untuk pasien yang menjadi pelanggan untuk mendapat pelayanan ICU. “Untuk yang sudah beberapa tahun masuk BPJS Kesehatan tapi tidak menerima layanan, apa asa solusinya?,” tanya.

Udin semakin mempertanyakan layanan BPJS Kesehatan di Batam, karena ia sebagai anggota DPRD Batam, meminta perhatian ke pasien, tetap tidak mendapat perhatian. “Apa lagi sampai anggota masyarakat lain. Makanya kita minta agar kinerja BPJS Keaehatan di Batam diperhatikan,” tegasnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Batam, Iwan Adriady hingga berita ini dibuat, belum merespon.