1.5 C
New York
Senin, Februari 26, 2024
spot_imgspot_img

Komisi II DPRD Kepri Tinjau dan Minta Peningkatan Layanan di Dermaga Roro Kabil

Batam – Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Telanga Punggur, Batam, meminta beberapa poin untuk peningkatan pelayanan di penyeberangan Ferry di Punggur. Peningkatan pelayanan itu diminta untuk mendukung pelayanan, ditengah renovasi besar-besaran pelabuhan di Tanjung Uban, Bintan.

Pesan itu disampai anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri yang melakukan peninjauan ke Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kamis (27/7/2023). Ikut serta dalam kunjungan itu, Onward Siahaan, Sahat Sianturi, Rudi Chua, Raden Hari Tjahyono dan lainnya. Mereka meninjau didampingi pejabat ASDP di Telaga Punggur.

“Sekarang kan sudah selesai renovasi di dermaga satu dan dua Telaga Punggur. Sekarang kita minta dilakukan perbaikan fasilitas dan kelanjaran arus lalu lintas,” kata Onward usai meninjau beresama rekan-rekannya.

Pada kesempatan itu, Onward mengungkapkan permintaan pihaknya kepada ASDP sebagai pengelola penyeberangan ferry ke Tanjung Uban. Pembenahan itu diingatkan, karena pelabuhan itu bukan hanya jalur logistik. Namun juga penumpang orang.

“Kita minta supaya ditingkatkan pelayanan. Ferry yang menyeberang Batam-Uban, Bintan, bukan hanya logistik. Tapi jalur orang juga,” ujarnya.

Kemudian, untuk orang yang menyeberan Batam-Bintan disebut, didalamna ada wisatawan. Sehingga peningkatkan pelayanan penting dilakukan. Dimana, dalam kehidupannya wisatawan banyak memanfaatkan media sosial untuk setiap aktivitasnya.

“Wisatawan kadang mereka membawa mobil. Kelancaran lalulintas barang dan orang, penting diperhatikan. Jadi selama ini, seakan hanya membawa barang,” beber Onward.

Dengan renovasi besar-besaran pelabuhan di Uban, disebutkan penting diikuti pelayanan yang ditingkatkan di Punggur. Dimana, renovasi bangunan di Uban dilakukan, dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan dan membuat kesenjangan Batam dan pulau sekitarnya tidak semakin tinggi.

“Kita juga minta agar layout di dermaga roro semakin baik. Jadi, masuknya mobil ke roro, jangan terlalu dekat dengan pintu. Sehingga tidak mengganggu ke yang jalan umum,” imbuhnya.

Anggota Komisi II DPRD Kepri lainnya, Dr. Sahat Sianturi mengatakan, pembenahan pelabuhan dibawah pengelolaan ASDP, diharap dapat berdampak positif bagi wisatawan. Selain meningkatkan layanan barang, juga wisatawan.

“Pelabuhan dan Bandara itu, wajah kita untuk wisatawan. Dengan pembenahan disana, selain memperancar lalulintas barang, juga memberi kesan dan citra positif bagi wisatawan,” harap Sahat.

Menurut Sahat, pelabuhan yang menjadi pintu keluar dan masuk orang di Batam, sudah baik. Mulai dari desain dan fasilitas. Namun untuk pelayanan bisa lebih ditingkatkan dan mengikuti perkembangan teknologi.

“Kita terus dorong peningkatan layanan, sehingga lebih dimudahkan dan dipercepat layanan di pelabuhan,” imbuhnya

Disebut, jalan yang digunakan orang dan antrian truk terlalu dekat. “Sekarang kan dekat dan bisa menggangu antrian. Kita minta diminta dibuat parkir truk untuk masuk. Jadi jangan mengantri dijalan. Karena jalan digunakan orang,” bebernya.

Kemudian, untuk pemeriksaan yang dilakukan Beacukai, untuk barang FTZ dan non FTZ, tidak sampai menimbulkan antrian panjang yang mengganggu. “Pihak ASDP sudah berjanji akan menindaklanjuti. Dengan Bea Cukai, kita akan rapat 2 minggu lagi, supaya lalulintas lancar,” imbuh Sahat mengakhiri.***

Related Articles

Stay Connected

142FansSuka
54PengikutMengikuti
28PelangganBerlangganan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles