1.000-an Pencaker Batam Ikut Pelatihan dan Terima BPJS Naker

oleh -
oleh

Batam – Seribuan pencari tenaga kerja (Pencaker) Batam, mengikuti pelatihan untuk memperkuat bekal, dalam mendapat pekerjaan. Selain itu, ada juga tenaga kerja yang diutus lembaga kerja, untuk mengikuti bimbingan teknis. Pelatihan akan berlangsung saat ramadhan, hingga beberapa bulan kedepan.

Pembukaan kegiatan pelatihan berdasarkan unit kompetensi dan pengukuran produktivitas tingkat kota Batam, berlangsung, Senin (4/3/2024) di Harmoni One, Batam. Pembukaan dilakukan Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Syakakirti dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, yang juga Ketua PKK Batam.

“Kegiatan ini ada pelatihan dengan 1ribuan tenaga kerja. Kemudian ada bimtek untuk pekerja yang diutus lembaga,” ungkap Rudi Syakakirti.

Pada kesempatan itu, secara simbolis dilakukan pemberian BPJS Naker, untuk para pencaker. “Kita minta bu Wagub, nanti untuk memberikan simbolis BPJS Tenagakerja, untuk digunakan selama mengikuti pelatihan tenaga kerja. Karena ada asuransi (jaminan) jika ada kecelakaan kerja,” kata Rudi.

Pelatihan sendiri diakui Rudi Syakakirti, akan berlangsung beberapa bulan kedepan. Dimulai dari ramadhan, pada Maret 2024 ini, hingga sebelum pembahasan APBD Perubahan tahun ini.

“Akan dimulai bulan puasa ini, karena sebelum pembahasan APBD Perubahan, sudah harus selesai,” jelasnya.

Diungkapkan, pelaksanaan pelatihan Naker dan Bimbtek, menggunakan dana ijin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA). “Tahun lalu (2023), kita targetkan Rp40 miliar lebih dan kita terima kurang sedikit. Tapi sudah lumayan kita dapat karena ada kegiatan lain juga. Tahun ini, kita targetkan Rp41 miliar lebih,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga mengungkapkan pemanfaatan BLK di Kabil, mulai tahun ini. Nantinya akan dilakukan pelatihan yang dibiayaai pemerintah pusat. Sementara untuk pelatihan, akan bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Batam.

“Tahun ini sudah ada perekrutan dengan tes untuk pelatihan. Ada pariwisata dan lainnya. Bagi rekan-rekan yang memiliki LPK, bisa menyiapkan diri. Mereka dari pusat akan bekerjasama dengan LPK disini,” imbuhnya.

Sementara Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi yang hadir pada kesempatan itu, mengapresiasi pelatihan yang dilakukan Pemko Batam. “Mudah-mudahan ini terus berlangsung dan perusahaan di Batam, bisa menampung semua pencaker,” harap Marlin.

Diakui Marlin, pemuda-pemudi di Batam, cukup antusias untuk bekerja. Sehingga, pelatihan Naker penting dilakukan. Sehingga, para Pencaker bisa mendapat pekerjaan sesuai dengan diharapkan dan bidangnya.

“Saya selalu bilang sama pak Wali Kota. Pekerjaan untuk anak-anak ini penting. Ada welder dibuka, langsung penuh. Jadi dibukanya pelatihan ini, semoga memudahkan mereka mendapat pekerjaan,” harap Marlin.(am)

No More Posts Available.

No more pages to load.